Laman

Jumat, 18 Oktober 2013

Menanam bayam dalam pot


Bayam (Amaranthus spp.) merupakan tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. Tumbuhan ini berasal dari Amerika tropik namun sekarang tersebar ke seluruh dunia. Tumbuhan ini dikenal sebagai sayuran sumber zat besi yang penting.


Terna semusim yang menyukai iklim hangat dan cahaya kuat. Bayam relatif tahan terhadap pencahayaan langsung karena merupakan tumbuhan C4. Batang berair dan kurang berkayu. Daun bertangkai, berbentuk bulat telur, lemas, berwarna hijau, merah, atau hijau keputihan. Bunga tersusun majemuk tipe tukal yang rapat, bagian bawah duduk di ketiak, bagian atas berkumpul menjadi karangan bunga di ujung tangkai dan ketiak percabangan. Bijinya berwarna hitam, kecil dan keras.
Bayam tergolong tanaman sayur yang digemari anak dan dewasa. Daun dan tangkainya lunak jika dimasak. Ia mengandung zat besi yang tinggi. Baik untuk penambah darah. 

Benih

Benih bayam dihasilkan dari biji. Ukuran biji sangat kecil, berwarna kehitaman, dan licin. Karena ukurannya yang kecil itu, orang biasa menyimpan benih bayam dalam keadaan masih berada dalam kelopak bunganya yang sudah kering.

Cara Menanam

  1. Siapkan pot atau sebidang tanah di halaman.
  2. Isi pot dengan pupuk kandang dan sekam bakar.
  3. Siram dengan air sampai menjadi basah.
  4. Taburkan benih bayam  secara mereta
  5. Taburi bagian atasnya dengan tanah halus untuk menutup biji.
  6. Siram kembali dan juga selalu siram setiap pagi.
Jika cuaca hangat, serangga biasanya berdatangan. Untuk melindungi tunas muda dari serangan belalang atau ulat, kita bisa menutup pot dengan plastik yang sudah diberi lubang udara kecil-kecil atau kain kasa.
Setelah bayam tumbuh setinggi 15 cm, biasanya mereka sudah menjadi kuat dan akan tumbuh besar. Pembungkus pot sudah bisa dibuka. Kalaupun ada belalang yang datang, daun bayam sudah cukup lebar sehingga kita masih mendapatkan sisanya 

Jenis bayam sebenarnya bermacam-macam: Ada bayam hijau kampung, bayam putih, dan bayam merah. Dari ketiga jenis bayam itu, bayam merah dianggap memiliki gizi  paling lengkap.

Memanen

Bayam yang dibeli di pasar biasanya dipanen dengan cara dicabut bersama akarnya. Tapi untuk bayam yang ditanam sendiri, kita bisa memanennya dengan cara memetik bagian pucuknya saja. Dengan begitu, akan muncul tunas baru dari bagian yang kita petik, dan itu bisa menjadi bahan panenan selanjutnya.

2 komentar: